Beranda Headline Helikopter Water Bombing Palangka Raya Perkuat Pemadaman Karhutla

Helikopter Water Bombing Palangka Raya Perkuat Pemadaman Karhutla

8
0
Ilustrasi Ai Helikopter Water Bombing Memadamkan Karhutla

MALAPINEWS, PALANGKA RAYAHelikopter water bombing memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya. BPBD Kota Palangka Raya bekerja sama dengan BPBD Kalimantan Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mereka mengerahkan helikopter untuk memadamkan api di lokasi yang sulit dijangkau tim darat.

BPBD Kota Palangka Raya mencatat luas lahan yang terbakar mencapai 21,37 hektare. Angka tersebut merupakan akumulasi sejak pemerintah menetapkan status siaga karhutla pada 1 Juni 2026. Tim terus mempercepat pemadaman agar api tidak meluas dan memicu kabut asap.

Helikopter Water Bombing Sasar Tiga Lokasi

Manager Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, mengatakan helikopter BNPB memusatkan operasi di Kelurahan Sabaru, Jalan Danau Rangas, dan Jalan Damang Gustaf Erang.

Tim memilih tiga lokasi tersebut karena api sulit dijangkau kendaraan pemadam. Medan yang berat juga menghambat pergerakan personel di lapangan.

“Helikopter water bombing mempercepat pengendalian kebakaran di lokasi yang aksesnya terbatas. Dukungan dari udara membantu tim mengendalikan titik api,” kata Balap, Senin (20/7/2026).

Petugas Lanjutkan Pembasahan

Setelah operasi udara selesai, petugas gabungan langsung melanjutkan pembasahan. Mereka menyiram lahan gambut untuk memadamkan bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah.

Tim juga memantau seluruh area kebakaran. Langkah itu bertujuan mencegah api kembali muncul.

Balap mengatakan Kelurahan Bukit Tunggal mencatat luas kebakaran terbesar selama masa siaga karhutla.

Tim Hadapi Sejumlah Kendala

Tim gabungan masih menghadapi berbagai kendala. Akses menuju lokasi kebakaran masih terbatas. Sumber air juga tidak selalu tersedia di sekitar titik api.

Selain itu, musim kemarau membuat vegetasi cepat mengering. Kondisi tersebut mempercepat penyebaran api sehingga petugas harus bekerja lebih keras.

Balap menegaskan BPBD akan kembali mengerahkan helikopter water bombing jika jumlah titik api meningkat. BPBD juga akan memakai helikopter apabila kebakaran terjadi di kawasan yang tidak bisa dijangkau kendaraan pemadam. (red)

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini