MALAPINEWS,Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial Bunga (20) di Kota Palangka Raya meminta bantuan Cak Sam Polda Kalteng setelah seorang pria yang dikenalnya melalui TikTok meminta uang Rp24 juta dan mengancam menyebarkan rekaman video call sex (VCS).
Bunga mengenal pria tersebut melalui media sosial TikTok. Pria itu mengaku bekerja di anjungan pengeboran minyak lepas pantai di Sorong, Papua Barat.
Pelaku kemudian mendekati Bunga dengan berbagai rayuan. Ia mengaku serius menjalin hubungan dan berjanji akan menikahi korban.
Setelah membangun kepercayaan, pelaku mengajak Bunga melakukan video call sex (VCS). Saat komunikasi berlangsung, pelaku merekam aktivitas tersebut menggunakan fitur perekam layar.
Beberapa waktu kemudian, pelaku mengaku membutuhkan biaya untuk pulang ke rumah karena ingin mengurus rencana pernikahan. Ia lalu meminta Bunga mengirim uang sebesar Rp24 juta.
Bunga menolak permintaan tersebut karena tidak memiliki uang sebanyak itu. Pelaku kemudian meminta korban menjual atau menggadaikan laptop miliknya.
Saat Bunga tetap menolak, pelaku mulai mengancam akan menyebarkan rekaman VCS tersebut ke orang lain.
Bunga kemudian menceritakan kejadian itu kepada Cak Sam Polda Kalteng dan meminta bantuan untuk menghadapi ancaman tersebut.
Cak Sam langsung menghubungi pelaku dan memberikan peringatan. Ia menjelaskan bahwa penyebaran konten pribadi tanpa izin serta tindakan pemerasan dapat melanggar hukum dan berujung proses pidana.
Setelah mendapat peringatan, pelaku menghentikan aksinya. Pelaku tidak lagi meminta uang kepada Bunga dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkenalan melalui media sosial. Masyarakat perlu waspada terhadap modus love scamming yang memanfaatkan hubungan asmara untuk meminta uang atau melakukan pemerasan.
Jika seseorang mengancam menyebarkan konten pribadi, korban dapat segera mencari bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad






