Beranda Headline Terlibat Asmara Sesama Jenis, Oknum Karyawan di Barut Dan Oknum Satpam di...

Terlibat Asmara Sesama Jenis, Oknum Karyawan di Barut Dan Oknum Satpam di Mura Saling Ancam Dan Unggah Ujaran Kebencian di Medsos Dimediasi Virtual Dan Dibina Cak Sam Polda Kalteng

16
0
Solusi
Ilustrasi Cak Sam Mediasi Permasalahan Cinta Sejenis

PALANGKA RAYA – Cak Sam Polda Kalteng memediasi dan membina secara virtual Kumbang (22), oknum karyawan rumah makan di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, dan Tawon (26), oknum satpam perusahaan di Kabupaten Murung Raya, Sabtu (29/8/2026).

Kumbang dan Tawon sebelumnya menjalin hubungan asmara sesama jenis selama sekitar satu tahun. Beberapa minggu lalu, Tawon memutuskan hubungan tersebut.

Kumbang tidak terima dengan keputusan itu. Ia mengaku sudah mengeluarkan banyak uang selama menjalin hubungan dengan Tawon.

Perselisihan kemudian berlanjut ke media sosial. Kumbang mengunggah foto Tawon di Facebook dengan komentar yang mengandung ujaran kebencian.

Tawon mengetahui unggahan tersebut dan merasa tidak terima. Ia kemudian berangkat dari Murung Raya menuju Muara Teweh untuk menemui Kumbang.

Dalam perjalanan, Tawon mengalami kecelakaan. Peristiwa itu membuatnya mengalami patah tulang hingga harus menjalani operasi.

Setelah menjalani operasi, Tawon meminta Kumbang mengganti biaya pengobatan sebesar Rp22 juta. Namun, Kumbang menolak permintaan tersebut.

Perselisihan kembali memanas. Tawon kemudian mengunggah konten bernada ujaran kebencian di media sosial dan mengancam akan membunuh Kumbang.

Merasa takut dengan ancaman tersebut, Kumbang kemudian meminta bantuan kepada Cak Sam Polda Kalteng.

Cak Sam lalu mempertemukan keduanya secara virtual. Dalam mediasi tersebut, Cak Sam meminta Kumbang dan Tawon menghentikan perselisihan serta menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik.

“Kalian harus kembali ke jalan yang benar. Jangan sampai persoalan ini terus berlanjut. Kasihan orang tua kalian yang berharap anaknya memiliki kehidupan yang baik dan berkeluarga,” nasihat Cak Sam.

Cak Sam juga mengingatkan keduanya agar tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian maupun ancaman.

Menurut Cak Sam, setiap orang harus menggunakan media sosial secara bijak. Ia menegaskan bahwa ancaman dan ujaran kebencian dapat membawa konsekuensi hukum.

“Kalau ada masalah, selesaikan dengan cara baik-baik atau laporkan saja ke polisi. Biarlah polisi yang membantu menyelesaikannya,” pungkas Cak Sam.

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini