Beranda Legislatif DPRD Provinsi DPRD Kalteng Desak PLN Benahi Pelayanan Usai Pemadaman Bergilir Ganggu Aktivitas Warga

DPRD Kalteng Desak PLN Benahi Pelayanan Usai Pemadaman Bergilir Ganggu Aktivitas Warga

15
0

MALAPINEWS, PALANGKA RAYA – Gelombang pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah memicu kritik dari DPRD Kalimantan Tengah. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, meminta PT PLN segera memperbaiki pelayanan dan meningkatkan kualitas komunikasi kepada masyarakat.

Menurut Bambang, PLN tidak bisa menyamakan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan dengan Pulau Jawa. Ia menilai masing-masing wilayah memiliki sistem pembangkit, kapasitas pasokan, dan kebutuhan listrik yang berbeda.

“Kalau secara logika, menurut saya itu tidak masuk akal. Kalimantan memiliki sistem suplai listrik sendiri, mesin sendiri, dan sumber daya sendiri. Suplai serta permintaannya juga berbeda. Jadi, jangan sampai PLN memakai alasan seperti itu sebagai pembenaran,” kata Bambang.

Soroti Sosialisasi Jadwal Pemadaman

Bambang juga menilai PLN belum memberikan informasi yang memadai sebelum melaksanakan pemadaman bergilir. Akibatnya, banyak masyarakat baru mengetahui jadwal pemadaman ketika listrik sudah padam.

Kondisi tersebut, lanjut Bambang, merugikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peternak, serta pelaku usaha rumahan yang bergantung pada pasokan listrik.

Ia meminta PLN mengumumkan jadwal pemadaman lebih awal. Dengan begitu, masyarakat memiliki waktu untuk mengatur aktivitas dan mengurangi potensi kerugian.

“Yang terjadi sekarang, banyak masyarakat tidak mengetahui adanya edaran pemadaman bergilir. Akibatnya, pelaku usaha rumah tangga, UMKM, bahkan peternak mengalami kerugian,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meminta PLN meningkatkan profesionalisme dalam menyusun jadwal pemadaman. Menurutnya, perusahaan harus mengutamakan pelayanan kepada pelanggan.

“Kalau memang PLN merencanakan pemadaman, perusahaan harus mengumumkannya jauh-jauh hari. Jangan sampai masyarakat kecil yang sedang berusaha meningkatkan taraf hidup justru menanggung dampaknya,” katanya.

Minta PLN Tingkatkan Pelayanan

Bambang menilai pelaku usaha menjadi kelompok yang paling merasakan dampak pemadaman listrik. Usaha ternak, usaha kuliner, dan usaha rumahan sangat bergantung pada pasokan listrik.

“Jangan sampai pelayanan listrik yang kurang maksimal membuat pelaku usaha menjadi korban,” ucapnya.

Ia juga mendesak PLN segera mengatasi gangguan kelistrikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Menurut Bambang, masyarakat selalu membayar tagihan listrik tepat waktu. Karena itu, pelanggan berhak memperoleh pelayanan yang optimal.

“Masyarakat membayar listrik tepat waktu. Bahkan, PLN dapat memberikan sanksi kepada pelanggan yang terlambat membayar. Karena itu, PLN harus hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan menambah beban mereka,” pungkasnya.

Dalam beberapa hari terakhir, PLN melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Gangguan pada sistem pembangkit membuat perusahaan mengatur pasokan listrik demi menjaga keandalan sistem. (tim)

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini