PALANGKA RAYA – Perselisihan antara dua mahasiswi di Kota Palangka Raya berujung pada pembinaan dan mediasi oleh Cak Sam Polda Kalteng, Jumat (11/9/2026).
Bunga (20) mendatangi Cak Sam setelah Mawar (20), teman sekampusnya, mengunggah chat pribadi yang berisi ujaran kebencian ke media sosial Instagram.
Sebelumnya, Bunga dan Mawar dikenal sebagai teman dekat. Namun, hubungan keduanya memburuk setelah Bunga menceritakan keburukan atau aib Mawar kepada pacarnya.
Pacar Bunga tersebut, sebut saja Kumbang (20), juga merupakan mahasiswa di kampus yang sama.
Mawar kemudian mengetahui cerita tersebut. Ia merasa keberatan karena Bunga membicarakan persoalan pribadinya kepada orang lain.
Konflik pun semakin memanas. Mawar mengancam akan menceritakan keburukan Bunga kepada pacarnya.
Perselisihan itu berlanjut ketika Mawar mengunggah chat pribadi yang memuat ujaran kebencian ke Instagram.
Cak Sam Pertemukan Para Pihak
Cak Sam kemudian mempertemukan Bunga, Mawar, Kumbang, serta sejumlah teman mereka yang mengetahui persoalan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Cak Sam memberikan pembinaan sekaligus memediasi seluruh pihak agar menyelesaikan masalah secara baik-baik.
“Kita tidak boleh mengunggah chat pribadi dan ujaran kebencian di media sosial karena hal itu dapat melanggar UU ITE,” kata Cak Sam.
Ia juga mengingatkan mereka agar tidak menceritakan keburukan atau aib teman kepada orang lain.
“Kita juga tidak boleh menceritakan keburukan atau aib kawan kita kepada orang lain,” nasihatnya.
Setelah menjalani mediasi, Bunga dan Mawar sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.
Mereka saling meminta maaf dan saling memaafkan. Keduanya juga berjanji tidak mengulangi perbuatan yang memicu perselisihan itu.
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad






