PALANGKA RAYA – Karhutla kembali muncul di Km 17 Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya. Asap tebal masih terlihat dari lahan tersebut.
Sejumlah titik api juga masih menyala. Kondisi itu membuat personel Ditbinmas Polda Kalteng segera bergerak.
AKP Mulyono memimpin lima anggota Ditbinmas menuju lokasi. Kasubbagrenmin Ditbinmas Polda Kalteng itu langsung menangani titik api.
Personel membawa peralatan pemadam ke lokasi. Mereka kemudian menyemprotkan air ke area yang terbakar.
Petugas bekerja secara bersama-sama. Mereka mengarahkan selang ke sejumlah titik api.
Asap masih mengepul dari beberapa bagian lahan. Petugas terus menyisir area tersebut.
Mereka mencari bara yang masih menyala. Langkah ini bertujuan mencegah api kembali membesar.
Lokasi kebakaran berada dekat jalan raya. Karena itu, petugas bergerak cepat mengatasi api.
Ditbinmas Imbau Warga Cegah Karhutla
Personel Ditbinmas tidak hanya memadamkan api. Mereka juga menemui warga di sekitar lokasi.
Petugas memberikan pembinaan kepada masyarakat. Mereka mengingatkan warga tentang bahaya Karhutla.
Dirbinmas Polda Kalteng Kombes Pol Budhi Rochmat menyampaikan imbauan tersebut. Ia mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si.
“Setelah memadamkan api, kami langsung melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di sekitar Jalan Tjilik Riwut Km 17 tersebut,” kata Budhi.
Ia mengajak masyarakat tidak membakar hutan dan lahan.
Menurut Budhi, kebiasaan membakar lahan dapat memicu Karhutla. Asapnya juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Karena itu, warga perlu ikut menjaga lingkungan. Warga juga perlu segera melapor saat menemukan titik api.
Laporkan Karhutla melalui 110
Masyarakat dapat menghubungi nomor pengaduan 110. Polisi akan menerima laporan tersebut dan menindaklanjutinya.
Budhi menilai laporan warga sangat penting. Informasi cepat membantu petugas menemukan lokasi kebakaran.
Masyarakat juga dapat membantu mencegah api meluas. Kepedulian warga menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla.
“Peran aktif dan kepedulian masyarakat sangat berguna dalam penanggulangan Karhutla sehingga bencana kabut asap akan segera berakhir di Provinsi Kalteng,” ujar Budhi.
Ia berharap warga terus menjaga lingkungan. Masyarakat juga harus menghindari aktivitas pembakaran lahan.
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad






