Palangka Raya – Sudah enam bulan putus, seorang perempuan berinisial Bunga (24) diduga masih belum bisa melupakan mantan pacarnya, Kumbang (25). Perempuan yang bekerja sebagai karyawati di Palangka Raya itu akhirnya mengakui menggunakan akun TikTok palsu untuk mengganggu mantan kekasihnya.
Kumbang, yang bekerja di sebuah perusahaan di Kota Palangka Raya, mengadukan masalah tersebut kepada Cak Sam Polda Kalteng pada Jumat (9/10/2026). Ia mengaku resah karena seseorang mengirimkan pesan langsung (direct message/DM) kepada pacarnya melalui TikTok.
Kumbang menduga mantan pacarnya berada di balik akun tersebut. Ia merasa tindakan itu memperburuk hubungannya dengan sang pacar, bahkan menyeret persoalan hingga ke lingkungan keluarga.
“Permisi Cak Sam, boleh minta bantuannya untuk menangani kasus teror? Pelakunya sudah saya ketahui, tetapi yang bersangkutan tidak mau mengaku. Dia mengirim DM di TikTok pacar saya sehingga memperburuk hubungan kami,” curhat Kumbang.
Cak Sam Mediasi Mantan Pasangan
Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Cak Sam mempertemukan Kumbang dengan Bunga untuk menjalani mediasi. Dalam pertemuan itu, Bunga awalnya tidak mengakui bahwa akun TikTok palsu tersebut miliknya.
Namun, setelah mendapat pembinaan dari Cak Sam, Bunga akhirnya mengakui bahwa akun tersebut memang miliknya.
Bunga kemudian meminta maaf kepada Kumbang atas perbuatannya. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa dan bersedia menghormati kehidupan masing-masing setelah hubungan mereka berakhir.
Cak Sam Ingatkan agar Tidak Mengganggu Mantan
Cak Sam berharap mediasi tersebut menjadi pelajaran bagi Bunga agar bisa menerima berakhirnya hubungan mereka. Ia juga mengingatkan kedua pihak supaya tidak saling mengganggu dan dapat melanjutkan kehidupan masing-masing dengan baik.
Persoalan ini menjadi pengingat bahwa berakhirnya hubungan asmara harus disikapi dengan bijak. Seseorang perlu menghormati batasan pribadi mantan pasangan, termasuk di media sosial, agar konflik tidak semakin meluas.
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad






