MALAPINEWS, KATINGAN – Kebakaran rumah di Katingan menghanguskan empat rumah warga Desa Kampung Melayu, RT 002 RW 001, Kecamatan Mendawai, Kamis (25/6/2026) pagi. Peristiwa itu menyebabkan kerugian sekitar Rp315 juta, tetapi tidak merenggut korban jiwa.
Camat Mendawai Supardi mengatakan warga pertama kali melihat asap keluar dari salah satu rumah di kawasan tersebut. Saat itu, seorang warga berjalan bersama anaknya menuju arah hulu Desa Kampung Melayu.
Warga Bergerak Padamkan Api
Warga tersebut langsung berteriak meminta bantuan setelah melihat kepulan asap. Suara teriakan itu membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kebakaran.
Masyarakat kemudian mengambil peralatan seadanya untuk memadamkan api. Mereka juga menghubungi Regu Siaga Api dan tim pemadam kebakaran PT RMU.
“Melihat asap yang berasal dari salah satu rumah, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga agar api segera dipadamkan,” ujar Supardi.
Tim pemadam PT RMU bersama warga bergerak cepat menuju lokasi. Mereka bekerja sama memadamkan kobaran api hingga api tidak lagi menjalar ke rumah lain sekitar pukul 07.00 WIB.
Empat Rumah Warga Hangus
Kebakaran rumah di Katingan itu menghanguskan empat rumah milik warga. Ahmad Ariansyah (52) mencatat kerugian sekitar Rp60 juta.
Sementara itu, rumah Muhammad Syahrizal (46) mengalami kerugian sekitar Rp85 juta. Rumah Nolli (73) mengalami kerugian sekitar Rp70 juta.
Rumah Yetrimie (54) menjadi bangunan dengan kerugian terbesar, yakni sekitar Rp100 juta.
Supardi menyebut total kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp315 juta.
“Total kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp315 juta,” kata Supardi.
Camat Ingatkan Warga Waspada
Supardi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama saat musim kemarau.
Ia meminta warga segera melapor apabila melihat sumber api di sekitar permukiman. Menurutnya, tindakan cepat dapat mencegah api membesar dan merambat ke bangunan lain.
“Jangan menunggu api membesar. Begitu melihat tanda-tanda kebakaran, segera sampaikan kepada aparat atau warga sekitar supaya penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya. (red)
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad






