PALANGKA RAYA — Rasa cemburu dan sakit hati mendorong seorang mahasiswi asal Kabupaten Katingan mengunggah foto pacarnya bersama mantan kekasih di akun Instagram pribadinya.
Unggahan tersebut kemudian memicu persoalan setelah seorang rekan kampus ikut menuliskan komentar yang menyinggung kehidupan pribadi pasangan tersebut.
Persoalan itu akhirnya dibawa ke Cak Sam Polda Kalimantan Tengah untuk mendapat pembinaan dan penyelesaian secara mediasi, Selasa (8/9/2026).
Kumbang (23), seorang pegawai honorer di Kota Palangka Raya, mengadukan persoalan tersebut setelah mengetahui pacarnya, sebut saja Bunga (19), mengunggah foto dirinya bersama mantan pacarnya di media sosial.
Unggahan Dipicu Rasa Cemburu
Bunga mengunggah foto Kumbang bersama mantan pacarnya dengan kalimat yang kemudian memicu persoalan.
Unggahan tersebut mendapat komentar dari Melati (19), rekan satu kampus Bunga. Komentar itu menyinggung dugaan hubungan pribadi antara Kumbang dan mantan kekasihnya.
Bunga mengakui bahwa rasa cemburu dan sakit hati memicu tindakannya.
Ia merasa kecewa setelah melihat Kumbang berjalan dan berfoto bersama mantan pacarnya.
Persoalan pribadi itu kemudian berkembang ke media sosial.
Cak Sam Pertemukan Ketiga Pihak
Cak Sam kemudian mempertemukan Kumbang, Bunga, dan Melati.
Dalam pertemuan tersebut, Cak Sam mengajak ketiganya menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Ia juga memberikan pembinaan tentang pentingnya menggunakan media sosial secara bijak.
Cak Sam meminta mereka tidak melampiaskan persoalan pribadi melalui unggahan media sosial.
“Kalau ada masalah apa pun dan ada masalah dengan siapa pun, jangan diumbar di media sosial. Tapi selesaikan dengan cara baik-baik atau lapor ke polisi. Biarlah polisi yang membantu menyelesaikannya,” nasihat Cak Sam kepada Bunga dan Melati.
Jangan Biarkan Emosi Memicu Masalah Baru
Selain itu, Cak Sam mengingatkan Bunga agar tidak membiarkan rasa kecewa dan cemburu mendorongnya melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persoalan baru.
Menurutnya, seseorang dapat memilih mengakhiri hubungan jika merasa pasangannya tidak memberikan sikap yang baik.
Namun, persoalan hubungan tidak perlu berujung pada tindakan di media sosial yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kalau pacarnya selingkuh, putuskan. Jangan pacaran lagi dengan dia karena dia berarti bukan cowok yang baik. Jangan justru melakukan hal-hal yang malah melanggar hukum. Cari cowok yang lain, toh di dunia ini cowok tidak cuma satu,” pesan Cak Sam.
Melalui mediasi tersebut, Cak Sam berharap ketiga pihak dapat menyelesaikan persoalan secara baik-baik.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak menjadikan platform digital sebagai tempat untuk melampiaskan persoalan pribadi.
(Sam)
What do you feel about this post?
Like
Love
Happy
Haha
Sad






