Beranda Headline Demo Jilid II di PLN Palangka Raya, Massa Lempar Bangkai Ayam dan...

Demo Jilid II di PLN Palangka Raya, Massa Lempar Bangkai Ayam dan Tuntut Pertanggungjawaban

8
0
BUANG BANGKAI
Koordinator Aksi Melempar Bangkai Ayam Sebagai Bentuk Kekecewaan Terhadap PLN Lantaran Ribuan Unggas Mati

 MALAPINEWS, PALANGKA RAYADemo PLN Palangka Raya kembali berlangsung di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Palangka Raya, Rabu (29/7/2026). Massa Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) melempar bangkai ayam ke halaman kantor sebagai simbol kerugian yang peternak ayam alami akibat pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah.

Aksi itu menandai demonstrasi jilid II yang digelar Aliansi GPG. Massa juga mendesak PLN bertanggung jawab atas kerugian masyarakat. Mereka meminta perusahaan segera memperbaiki pelayanan dan menghentikan pemadaman listrik yang berulang.

Sejumlah peternak ayam sistem close house ikut bergabung dalam demonstrasi tersebut. Mereka membawa bangkai ayam untuk menunjukkan dampak nyata pemadaman listrik terhadap usaha peternakan. Saat listrik padam, sistem ventilasi kandang berhenti bekerja. Kondisi itu menyebabkan banyak ayam mati.

Koordinator aksi, Fiteli, mengatakan demonstrasi itu lahir dari keresahan masyarakat yang terus menghadapi pemadaman listrik. Ia menyebut General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan menemui perwakilan massa pada Kamis (30/7/2026) pukul 09.00 WIB.

“Ini adalah kepentingan kita dan keresahan bersama. Dan ini kita sudah mendapat jawaban bahwasanya General Manager PT PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan hadir besok menemui kita jam 9 pagi. Dan kami juga mengundang seluruh masyarakat Palangka Raya dan masyarakat Kalimantan Tengah untuk menyampaikan kerugian, kendala yang sudah dialami beberapa bulan ini gara-gara pemadaman listrik ini,” kata Fiteli.

Peternak Tunjukkan Dampak Pemadaman

Fiteli menjelaskan komunitas peternak sengaja membawa bangkai ayam sebagai bukti kerugian. Mereka ingin menunjukkan bahwa pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga mematikan ternak.

Menurut Fiteli, pemadaman listrik juga memukul pelaku UMKM. Banyak usaha bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan operasional setiap hari.

“Hari ini kita bersama komunitas peternakan membawa bangkai ayam. Itu bukti bahwa pemadaman listrik bergilir benar-benar berdampak buruk bagi masyarakat Palangka Raya dan Kalimantan Tengah, terutama pelaku usaha UMKM dan sektor lain yang bergantung pada listrik,” ujarnya.

Massa Minta PLN Beri Kompensasi

Massa meminta PLN memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak. Fiteli menilai masyarakat sudah memenuhi kewajibannya dengan membayar tagihan listrik tepat waktu. Karena itu, PLN juga harus memberikan pelayanan yang andal.

“Jelas masyarakat dirugikan karena listrik itu kita beli dan kita bayar. Bahkan kalau terlambat membayar, listrik bisa diputus. Karena itu PLN juga harus memberikan kompensasi kepada masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya,” katanya.

Fiteli menegaskan massa akan menyampaikan beberapa tuntutan kepada General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Salah satu tuntutan itu ialah mengevaluasi jajaran pimpinan PLN di wilayah tersebut.

“Permintaan kita, poin tuntutan yang akan dibacakan besok adalah meminta General Manager PT PLN Persero Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah beserta jajaran manajernya dicopot agar persoalan seperti ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Massa Harap PLN Hadirkan Solusi

Aliansi GPG berharap pertemuan dengan General Manager PLN menghasilkan keputusan yang nyata. Massa ingin PLN segera memperbaiki kualitas pelayanan listrik di Kalimantan Tengah.

Massa juga mengajak warga Palangka Raya dan daerah lain yang terdampak pemadaman listrik untuk hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berharap masyarakat dapat menyampaikan pengalaman dan kerugian secara langsung kepada pimpinan PLN.

Aparat kepolisian mengawal demonstrasi sejak awal hingga selesai. Massa menjalankan aksi dengan tertib. Aliansi GPG menegaskan akan terus mengawal persoalan pemadaman listrik sampai PLN memenuhi tuntutan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanannya.

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini