Beranda Kab/Kota Kota Palangkaraya Hamil, Pacar Tak Mau Bertanggung Jawab Malah Tuduh Anak Orang Lain, Mahasiswi...

Hamil, Pacar Tak Mau Bertanggung Jawab Malah Tuduh Anak Orang Lain, Mahasiswi di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam

6
0
Mahasiswi Hamil
Ilustrasi menggunakan Ai, Cak Sam Memediasi Mahasiswi yang sedang Hamil

Palangka Raya – Bunga (20), mahasiswi asal Kabupaten Katingan yang tinggal di Palangka Raya, mendatangi Cak Sam Polda Kalteng untuk berkonsultasi mengenai persoalan dengan pacarnya, Kamis (17/9/2026).

Bunga mengaku tengah hamil. Namun, sang pacar, sebut saja Kumbang (22), yang bekerja sebagai karyawan, tidak mengakui kehamilan tersebut dan menuduh janin yang dikandung Bunga merupakan anak dari pria lain.

Curhat Mahasiswi kepada Cak Sam

Bunga kemudian meminta bantuan Cak Sam untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut. Ia mengaku sudah berusaha menyelesaikan masalah bersama Kumbang, tetapi belum menemukan solusi.

“Saya mau konsultasi, Cak, karena saya hamil. Tapi cowok saya menuduh itu anak orang lain. Saya bilang itu anaknya. Dia juga mengancam mau menyebarkan masa lalu saya,” curhat Bunga.

Bunga juga mengungkapkan bahwa selama ini dirinya turut membantu kebutuhan Kumbang. Menurutnya, Kumbang saat ini berada di Palangka Raya dan ingin menyelesaikan persoalan tersebut.

Cak Sam Temui Keduanya

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Cak Sam kemudian mendatangi kos Bunga. Di lokasi tersebut, Cak Sam bertemu dengan Bunga dan Kumbang.

Cak Sam memberikan pembinaan kepada keduanya. Selain itu, Cak Sam juga memediasi Bunga dan Kumbang agar mereka dapat membicarakan persoalan tersebut dengan kepala dingin.

Dalam proses mediasi, kedua pihak mendapat pemahaman mengenai pentingnya menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Cak Sam juga mendorong keduanya membicarakan langkah selanjutnya bersama keluarga.

Kumbang Bersedia Menikahi Bunga

Setelah mengikuti proses pembinaan dan mediasi, Kumbang menyatakan kesediaannya untuk menikahi Bunga.

Kumbang juga tidak lagi mempermasalahkan atau menuduh bahwa kehamilan Bunga berasal dari pria lain.

Untuk rencana pernikahan, Bunga dan Kumbang sepakat membicarakannya terlebih dahulu dengan orang tua masing-masing. Langkah tersebut mereka pilih agar kedua keluarga dapat mengetahui persoalan dan membahas rencana ke depan bersama-sama.

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini