Beranda Headline Anak SD di Palangka Raya Nekat Lawan Orang Tua, Merokok hingga Sering...

Anak SD di Palangka Raya Nekat Lawan Orang Tua, Merokok hingga Sering Pulang Larut Malam, Sang Ibu Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng

3
0
MEDIASI CAK SAM
Ilustrasi Cak Sam Melakukan Pendekatan Dengan Hati Saat Mediasi

MALAPINEWS, Palangka RayaAnak SD Dibina Cak Sam Polda Kalteng menjadi sorotan setelah seorang ibu rumah tangga di Kota Palangka Raya meminta bantuan kepada Cak Sam karena putranya yang masih duduk di bangku SD sering melawan orang tua, merokok, berkata kasar, dan pulang larut malam. Anak SD Dibina Cak Sam Polda Kalteng melalui pendekatan humanis agar menyadari kesalahannya, menghormati kedua orang tua, dan kembali fokus meraih masa depan.

Anak SD Dibina Cak Sam Polda Kalteng Setelah Orang Tua Mengaku Kewalahan

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/8/2026). Bunga (37), ibu kandung Kumbang, memilih meminta bantuan setelah berbagai upaya yang ia lakukan bersama suaminya tidak membuahkan hasil.

Menurut Bunga, ia dan suaminya sudah berulang kali menasihati putranya agar berubah. Mereka juga meminta bantuan guru di sekolah. Namun, Kumbang tetap mengulangi perilaku tersebut.

“Saya bersama suami sudah keras mendidik dia, Cak, tapi dia masih tidak mau berubah. Sudah juga kami lapor ke guru, tapi tetap saja kelakuannya seperti itu. Kami minta tolong Cak Sam membantu mendidik dia agar mau berubah. Padahal dia anak berprestasi, selalu peringkat dua di sekolah. Kami sudah sangat lelah menghadapi sikapnya,” tutur Bunga.

Anak SD Dibina Cak Sam Polda Kalteng dengan Pendekatan Humanis dan Penuh Kesabaran

Mendengar curahan hati itu, Cak Sam langsung mengundang Bunga dan Kumbang untuk bertemu. Ia memilih pendekatan yang humanis daripada memberikan hukuman atau teguran keras.

Dalam pertemuan tersebut, Cak Sam mengajak Kumbang berbicara dari hati ke hati. Ia menjelaskan pentingnya menghormati orang tua, menjaga tutur kata, menjauhi rokok, dan tidak pulang hingga larut malam.

Cak Sam juga mengingatkan Kumbang bahwa setiap tindakan membawa konsekuensi bagi diri sendiri, keluarga, dan masa depannya. Ia menanamkan nilai-nilai agama, akhlak, serta pentingnya berbakti kepada kedua orang tua.

Dengan penuh kesabaran, Cak Sam mendorong Kumbang agar kembali fokus belajar, menjaga pergaulan, dan membangun karakter yang baik sejak usia dini.

Kumbang Mengaku Menyesal

Nasihat yang Cak Sam sampaikan akhirnya menyentuh hati Kumbang. Anak kelas VI SD itu mengakui seluruh kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Ia juga bertekad menjadi anak yang saleh, menghormati kedua orang tuanya, rajin belajar, serta terus mempertahankan prestasi di sekolah agar dapat membanggakan keluarganya.

Sementara itu, Bunga mengaku lega setelah melihat perubahan sikap putranya. Ia berharap pembinaan tersebut menjadi titik awal bagi Kumbang untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan menjalani kehidupan yang lebih disiplin.

Orang Tua dan Anak Perlu Bangun Komunikasi

Kasus ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik, perhatian dari keluarga, serta pendekatan yang mengedepankan kasih sayang dapat membantu anak menyadari kesalahannya. Orang tua juga perlu membangun kerja sama dengan sekolah dan lingkungan agar proses pembinaan berjalan secara berkelanjutan demi masa depan anak.

What do you feel about this post?

0%
like

Like

0%
love

Love

0%
happy

Happy

0%
haha

Haha

0%
sad

Sad

0%
angry

Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini